PEMDES MRAWAN GELAR MUSYAWARAH ANTAR DESA "JEMBATAN PENGHUBUNG DESA MRAWAN DENGAN KEL. WIROLEGI
- Nov 27, 2023
- DWI YULIANTO
Jember (Desa Mrawan) - Percepatan pertumbuhan ekonomi sudah barang tentu menjadi prioritas pembangunan mulai dari level pemerintah pusat hingga pemerintah kelurahan/desa. Terdapat beberapa aspek yang harus juga dibangun dalam rangka suksesi percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satunya adalah tersedianya infrastruktur yang memadai untuk menunjang segala proses ekonomi, mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi.
Jembatan merupakan struktur yang dibangun untuk menyeberangi jurang atau rintangan, seperti sungai, rel kereta api, ataupun jalan raya. Jembatan dibangun untuk penyeberangan pejalan kaki, kendaraan atau kereta api di atas halangan. Jembatan juga merupakan bagian dari infrastruktur transportasi darat yang sangat vital dalam aliran perjalanan (traffic flows). Jembatan sering menjadi komponen kritis dari suatu ruas jalan, karena sebagai penentu beban maksimum kendaraan yang melewati ruas jalan tersebut.
Pada hari senin 27 November 2023, pemerintah desa Mrawan mengadakan Musyawarah Antar Desa sebagai bentuk tindakan konkrit dalam menciptakan percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pemerintah desa Mrawan membuat perencanaan pembangunan jembatan gantung penghubung antar 2 wilayah, yakni wilayah dusun Lengkong Toko desa Mrawan, dengan Lingkungan Sumberejo kelurahan Wirolegi. Hal tersebut dibahas dalam Musyawarah Antar Desa berikut dengan beberapa hal – hal yang menjadi penunjang dalam perencanaan pembangunan jembatan penghubung antar desa tersebut. Mulai dari Rancangan Anggaran Biaya (RAB), desain struktur bangunan jembatan, infrastruktur pendukung, sampai pada perihal perizinan.
Dalam kegiatan Musyawarah Antar Desa tersebut turut dihadiri oleh segenap pegawai dan staff pemerintahan desa Mrawan, BPD Mrawan, Babinsa desa Mrawan, SatPol PP kecamatan Mayang, Sekretaris camat Mayang, Dinas PU SDA kecamatan Mayang, Sekretaris Lurah Wirolegi, pendamping Desa kecamatan Mayang, serta tokoh masyarakat dan perwakilan Masyarakat dari kedua wilayah. Dalam forum Musyawarah Antar Desa tersebut suasana forum sangat interaktif, dan warga dari kedua wilayah sangat antusias menyimak dengan seksama dan berdiskusi dengan seluruh narasumber. Hasil dari forum tersebut menghasilkan kesepakatan mengenai pembagian penganggaran dalam pembangunan jembatan gantung tersebut pada kedua pemangku jabatan pemerintah desa dan pemerintah kelurahan. Serta meminta kesanggupan warga masyarakat di kedua wilayah untuk saling membantu dan menyukseskan pembangunan jembatan gantung penghubung dua wilayah.