PELATIHAN REPLIKASI MUTIARA DALAM RANGKA PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN JEMBER

  • Jul 29, 2024
  • DWI YULIANTO

Jember (Desa Mrawan) - 29 Juli 2024, Stunting semakin menjadi sorotan nasional. Pasalnya, angka stunting di indonesia masih sangat tinggi. Pada tahun 2022, angka stunting Indonesia sebesar 21,6%. Sedangkan pada tahun 2023, turun sebesar 0,1% menjadi 21,5%. Angka tersebut masih sangat tinggi untuk dapat dikatakan berhasil mengentaskan stunting di negeri tercinta ini. Pemerintah republik Indonesia terus berupaya dengan keras untuk dapat menekan angka stunting yg cenderung fluktuatif dari tahun ke tahun. Bahkan program pengentasan stunting ini menjadi program prioritas pemerintah. Hal ini merupakan keseriusan pemerintah republik Indonesia untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa dari jeratan belenggu stunting. Mengapa stunting seakan begitu menakutkan? Ini dikarenakan stunting dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Terutama pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak. 
Salah satu bentuk kontinuitas komitmen pemerintah dalam pengentasan stunting, tepat pada hari ini, senin 29 Juli 2024, desa Mrawan menjadi salah satu desa yang ditunjuk untuk menjadi percontohan replikasi program MUTIARA. Salah satu program yang diluncurkan untuk menekan dan mengentaskan angka stunting. Desa Mrawan menjadi salah satu dari 30 desa percontohan yang ada di kabupaten Jember. Harapannya adalah desa Mrawan mampu mereplikasi program mutiara dan benar – benar menampakkan penurunan angka stunting yang signifikan. Pada pukul 08.00 WIB diadakan pelatihan replikasi program mutiara. Kegiatan tersebut turut dihadiri pula oleh jajaran pemerintah desa Mrawan, pemerintah kecamatan Mayang, pendamping desa kecamatan Mayang, Bappeda, serta bidan desa dan kader posyandu se - wilayah desa Mrawan.