PELATIHAN PEMBUATAN SABUN ALAMI: WUJUD NYATA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN KETERAMPILAN BARU

  • Jan 21, 2025
  • DWI YULIANTO

Jember (Desa Mrawan) – Mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) Kelompok 4 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember berhasil melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan sabun Antiseptik Lestari Alami untuk Meningkatkan Imunitas (ALAMI) pada hari Selasa tanggal 21 Januari 2024 di Balai Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Jember. Kerja sama yang baik antara mahasiswa, dosen pembimbing, pembimbing lapangan, bidan desa, kader posyandu, dan pihak Pemerintah Desa Mrawan menjadi kunci keberhasilan dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat khususnya para kader posyandu dalam memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di sekitar mereka. Sabun yang dihasilkan ini dapat digunakan untuk mencuci tangan yang pada akhirnya akan membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan mereka.  
Kegiatan ini dimulai pada pukul 09.30 WIB yang diawali dengan pertemuan para kader posyandu Desa Mrawan yang membahas mengenai masalah kesehatan yang akhir-akhir ini sedang terjadi di Desa Mrawan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan sabun Antiseptik Lestari Alami untuk Meningkatkan Imunitas (ALAMI). Proses pembuatan sabun ini dijelaskan secara rinci oleh mahasiswa serta diikuti dengan praktik langsung oleh para peserta. Sabun ini terbuat dari bahan-bahan yang mudah didapatkan di pasaran seperti texapon, camperlan, air garam, air jeruk nipis, larutan serbuk daun kelor, dan lemon essential oil. Sabun hasil praktik yang dilakukan oleh para kader posyandu tersebut dapat dibawa pulang untuk dimanfaatkan sebagai sabun cuci tangan. Selain itu, para peserta juga mendapatkan leaflet mengenai bahaya diare dan pentingnya menjaga kebersihan diri khususnya kebersihan tangan. 
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini menjadi salah satu bukti pengaplikasian ilmu kesehatan masyarakat secara langsung di masyarakat. Kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan memberikan keterampilan baru untuk mereka juga merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kualitas hidup dan derajat kesehatan masyarakat yang ada di Desa Mrawan.