Haflatul Imtihan Perdana TPQ Assyfa’ Jember, Peringatan Isra’ Mi’raj Jadi Momentum Penguatan Pendidikan Keagamaan

  • Feb 04, 2026
  • DWI YULIANTO
  • BERITA UMUM

DESA MRAWAN - TPQ Assyfa’ Dusun Rowo, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, menggelar Pengajian Umum dalam rangka peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus Haflatul Imtihan perdana, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan pendidikan keagamaan berbasis masyarakat di wilayah pedesaan.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak Selasa (3/2/2026) dengan pentas seni santri, yang menampilkan berbagai kreativitas dan capaian pembelajaran santri TPQ Assyfa’. Puncak kegiatan ditandai dengan pengajian umum yang dihadiri tokoh agama, pemerintah desa, wali santri, serta masyarakat setempat.

Sebelum pengajian dimulai, panitia melaksanakan penyerahan hadiah dan sertifikat kepada para santri berprestasi dalam Haflatul Imtihan. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Desa Mrawan, Salim, sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi santri sekaligus dukungan pemerintah desa terhadap keberlanjutan pendidikan Al-Qur’an.

Pengajian umum menghadirkan dua penceramah, KH. Imam Mukhlisin dan Lora Jammil, yang menyampaikan tausiyah mengenai makna Isra’ Mi’raj, urgensi shalat sebagai fondasi keimanan, serta pentingnya pendidikan keagamaan sejak usia dini dalam membentuk karakter generasi muda.

Ketua Panitia, Muhammad Hafid, menyatakan bahwa Haflatil Imtihan perdana ini merupakan langkah awal TPQ Assyfa’ dalam membangun sistem pembinaan santri yang berkelanjutan.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi pembelajaran santri, tetapi juga sarana mempererat sinergi antara TPQ, wali santri, dan masyarakat. Kami berharap TPQ Assyfa’ dapat terus berkembang dan memberi kontribusi nyata bagi pendidikan keagamaan di desa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mrawan, Salim, menegaskan komitmen pemerintah desa dalam mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

“TPQ memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan moral generasi muda. Pemerintah desa akan terus mendorong dan mendukung kegiatan keagamaan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” kata Salim.

Keterangan juga disampaikan oleh Pengasuh TPQ Assyfa’ yang diwakili Ustadz Samuri. Menurutnya, peringatan Isra’ Mi’raj menjadi sarana edukasi spiritual bagi santri untuk memahami nilai-nilai dasar ibadah dan akhlak.

“Melalui Haflatul Imtihan ini, kami berharap santri tidak hanya memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat. Haflatul Imtihan perdana TPQ Assyfa’ ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan serta memperkuat peran lembaga pendidikan Al-Qur’an dalam mencetak generasi beriman, berakhlak, dan berdaya saing.