Haflah Akhirussanah 14 Hari Ditutup Khidmat, PP Mambaul Ulum Al-Hamidiyah Teguhkan Peran Dakwah dan Pendidikan

  • Feb 02, 2026
  • DWI YULIANTO
  • BERITA UMUM

DESA MRAWAN - Rangkaian kegiatan Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren (PP) Mambaul Ulum Al-Hamidiyah Desa Mrawan Kecamatan Mayang Kabupaten Jember resmi ditutup pada Sabtu malam, 1 Februari 2026, setelah berlangsung selama 14 hari penuh dengan berbagai agenda keagamaan yang sarat makna. Penutupan berlangsung khidmat, dihadiri santri, wali santri, tokoh agama, serta masyarakat sekitar.

Pengasuh PP Mambaul Ulum Al-Hamidiyah, Lora Zainul Ahsan, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi mendalam kepada panitia serta para wali santri atas dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan Haflah Akhirussanah hingga malam penutupan.

“Tanpa kebersamaan panitia dan keikhlasan wali santri, kegiatan ini tidak mungkin berjalan dengan lancar selama 14 hari. Ini adalah bentuk cinta kita semua terhadap pendidikan dan dakwah,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Lora Zainul Ahsan juga menuturkan silsilah berdirinya PP Mambaul Ulum Al-Hamidiyah, yang didirikan pada tahun 2008. Sejak awal berdiri, pondok pesantren ini berkomitmen menjadi pusat pendidikan Islam yang menanamkan nilai keilmuan, akhlak, dan spiritualitas, sekaligus menjadi bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat Desa Mrawan dan sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mrawan turut menyampaikan sambutan dan ucapan terima kasih kepada keluarga besar PP Mambaul Ulum Al-Hamidiyah atas terselenggaranya kegiatan pengajian dan sholawat yang dinilai memberi dampak positif bagi kehidupan keagamaan masyarakat.

“Atas nama pemerintah desa, kami mengucapkan terima kasih kepada pondok pesantren Mambaul Ulum Al-Hamidiyah. Mari kita bersama-sama terus mendukung pondok pesantren ini sebagai benteng moral dan pusat pendidikan umat,” ajaknya.

Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh KH. M.A. Saiful Ridjal, yang menekankan pentingnya amal ibadah, kepedulian terhadap sesama, tata krama, sholat, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Ceramah tersebut disampaikan dengan bahasa yang sederhana namun menyentuh, mengajak jamaah untuk menjadikan agama sebagai pedoman hidup, bukan sekadar ritual.

Usai tausiyah, acara dilanjutkan dengan pembacaan sholawat yang dipimpin langsung oleh KH. M.A. Saiful Ridjal, diikuti seluruh jamaah dengan penuh kekhusyukan. Rangkaian Haflah Akhirussanah kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, keselamatan, serta keberlanjutan perjuangan pendidikan dan dakwah PP Mambaul Ulum Al-Hamidiyah di masa mendatang.

Penutupan Haflah Akhirussanah ini menjadi penanda kuat bahwa PP Mambaul Ulum Al-Hamidiyah tidak hanya menjadi lembaga pendidikan, tetapi juga ruang spiritual dan sosial yang terus tumbuh bersama masyarakat.