Awali Pengabdian: Penyambutan KKN UIN KHAS Jember di Desa Mrawan

  • Oct 15, 2025
  • DWI YULIANTO

Desa Mrawan, 15 Oktober 2025 — Semangat pengabdian kembali bergema di Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, seiring dengan penyambutan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari UIN KHAS Jember, Rabu (15/10).

Sebanyak 11 mahasiswa dari berbagai jurusan resmi memulai masa pengabdian mereka di desa tersebut. Acara penyambutan berlangsung di Balai Desa Mrawan dan dihadiri oleh Kepala Desa Mrawan, perangkat desa, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Kepala Desa Mrawan, Bapak Salim, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan antusiasme atas kedatangan para mahasiswa. Ia berharap kehadiran peserta KKN dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat desa, khususnya dalam bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi. “Kami merasa senang dan terbuka atas kehadiran adik-adik mahasiswa. Semoga program-program yang direncanakan bisa bersinergi dengan kebutuhan desa kami,” ujarnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapanga dari Uin Khas Jember , menekankan pentingnya mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan pendekatan yang humanis dan partisipatif. “KKN bukan hanya tentang pengabdian, tetapi juga tentang pembelajaran sosial secara langsung. Ini adalah momen membaur dengan masyarakat, memahami dinamika lapangan, dan memberi solusi dari bawah,” tuturnya.

Koordinator kelompok KKN, Ferdi Zakaria, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari pemerintah dan masyarakat desa.“Kami sangat bersyukur dan merasa terhormat bisa melaksanakan KKN di Desa Mrawan. Kami berharap kehadiran kami dapat membawa manfaat bagi masyarakat, dan kami juga siap belajar serta berkontribusi secara maksimal selama 40 hari ke depan,” ujarnya 

Setelah acara penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan peninjauan lokasi tempat tinggal dan langsung koordinasi persiapan selama 40 hari ke depan.

Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan menjadi jembatan antara dunia akademik dan kehidupan masyarakat, serta menumbuhkan semangat gotong royong untuk membangun desa secara ber

kelanjutan.